Kepadamu: Binatang Jalang

Coretanmu lesat lalui zaman
Hingga rontok sajak kekakuan
Adakah yang lebih mantra dari karyamu?
Ini generasiku, lahir dari gores pikirmu
Riap di atas bait-baitmu
Ini generasiku, titis dari garis pandangmu
Lesap dalam puisi-puisimu

Atas tonggak-tonggak yang kaudirikan
Namamu jadi mata pena kami
Walau kau tak hidup seribu tahun
Abadilah setiap tetes tintamu
Rampung tugasmu, wahai Binatang Jalang

Puisi akrostik merupakan puisi yang huruf-huruf awal atau akhir pada tiap larik akan membentuk sebuah kata atau kalimat lain jika dibaca secara vertikal.
Dalam puisi ini, kata yang terbentuk adalah nama seorang pujangga besar Indonesia; pelopor Angkatan ’45; peletak tonggak puisi modern Indonesia; Si Binatang Jalang. Kepadanya puisi ini tertuju: Chairil Anwar (26 Juli 1922 – 28 April 1949).

Iklan

17 komentar

  1. Nice one Mr. Poet 🙂

    1. Hidup Seribu Tahun Lagi great one, Mbak 😉

      1. mksh put

  2. metamocca · · Balas

    🙂

    1. thanks for reading, mbak meta 😀

  3. beautiful, as always, kak 🙂

    1. makasih, ruri. bikin juga dong puisi buat chairil 🙂

      1. Tiba-tiba saya lupa gimana bikin puisi, kak….

        1. musikalisasiin aja puisi yg lama, siapa tahu dapet lg feelnya, rur 😀

  4. Indah · · Balas

    Menjuraaaa… Putra! Awesome. 😉

    1. thanks mbak indah 😉

  5. Reblogged this on waiting room and commented:
    #Hari Puisi | Puisinya kereen 😀

  6. Keren habis puisi akrostiknya. 😀
    teruntuk Chairil Anwar, walau jasadmu telah tiada, tetapi deretan kata yang kau hembuskan, menembus masuk ke sanubari kami dan akan terus begitu.
    Selamat Hari Puisi Nasional, HBD “Binatang Jalang”. semoga di sana kau tak lagi mengetuk pintu Tuhan, tapi memasukinya. 😀

    1. terima kasih apresiasinya, bang. itu puisinya gak kalah keren 🙂

  7. terpengaruh juga dengan si binatang jalang, ya? 🙂

    1. salah satu penyair favorit saya, kak 😀

  8. sastrawan favorit saya juga nih bang..kita samaan 😀

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: