Semangkuk Doa Darimu

Kepada Puan,

telah kuterima semangkuk doa yang kau sajikan
namun masih ada yang kurasa kurang
mungkin kau lupa membubuhkan sejumput senyum
hingga kolak ini tak lebih manis dari senyumanmu

andai saja bentang jarak ini hanyalah mitos
maka setiap senja akan selalu ada mangkuk lainnya
yang mengikis haus akibat puasa temu yang kita jalani

mari kita nantikan saat-saat berbuka
saat-saat gugur setiap jengkal jarak
saat-saat lepas semua dahaga rindu
hingga nanti cinta kita berhari raya

________________________

Puisi ini diikutsertakan dalam event #DuetPuisi bersama Wulan Martina

Iklan

10 komentar

  1. A. Abdul Muiz · · Balas

    Puisi LDR syariah. 🙂

    1. bisa jadiiii, haha 😀

  2. Duet yg pasti kereeen

    1. Sebenarnya lebih tepat dibilang balas2an puisi, mbak 😀
      Makasih udah baca 😀

      1. Puisi perempuannya pasti bagus jg

  3. akbarmangindara · · Balas

    Nice.. Senyumku pun tak lebih manis dari kolak!!!

    1. pait dong :p

      1. akbarmangindara · · Balas

        hahaha

  4. Puasa temu!!!!! Bold, highlight! *eh

    1. eaaaaa~ 😛

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: