Dera Cahaya

Pada fajar yang kerap meragu
Ayat-ayat suci kehilangan makna
Betapa langit yang ambigu
Bahkan terik kehilangan rancapnya

Selasar pagi diamuk hening
Saat angin timur kehilangan arah
Tetes-tetes embun yang semakin bening
Lesap pada baskara yang tengah marah

Entah apa rona mega
Mataku didera cahaya
Tuhan, aku buta warna

Iklan

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: