Pada Puisi

pada serangkai aksara yang tersusun rapi
kuletakkan setumpuk rasa yang mengaliri nadi
agar ia terbaca, agar ia abadi

pada segaris larik yang penuh arti
kuselipkan doa-doa yang datang dari dasar hati
agar ia terbaca, agar selalu abadi

pada sebaris bait yang memainkan imaji
kutitipkan cerita tentang kasih yang suci
agar ia terbaca, agar tetap abadi

pada sebuah puisi yang kutulis sendiri
kutiupkan ruh dari seluruh langit dan bumi
agar ia terbaca, agar selamanya abadi

21 Maret 2013 | Selamat hari puisi sedunia!

Iklan

2 komentar

  1. Masih belajar memahami puisi. Kadang masih bingung mengartikannya. Salam kenal ya πŸ™‚

    1. Memang begitulah puisi, Mbak, suka menabrak kaidah bahasa πŸ˜€
      Bisa punya arti yang berbeda pada tiap yang membacanya πŸ˜€
      Salam kenal juga, Mbak πŸ™‚

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: