Seminggu Bersama #AWeekofCollaboration

Selamat Siang…

Pagi ini saya akan menulis (lagi) mengenai kesan dan pesan tentang event #AweekofCollaboration yang selama satu minggu ke belakang sukses membuat gairah menulis saya membumbung tinggi. Sebenarnya saya sudah membuat review tentang event ini, tapi saat itu event ini masih berlangsung, tepatnya pada hari ke 5, jadi saya rasa kesan dan pesannya belum lengkap.

Berawal dari blogwalking, saya pun terhenti di blog-nya Mas Teguh Puja dan melihat ada event yang sedang diadakan untuk para blogger. Saya yang masih pemula ini merasa sangat beruntung menemukan event ini karena semangat menulis saya sedang tinggi-tingginya.

Event #AweekofCollaboration ini adalah event yang memfasilitasi teman-teman blogger untuk menulis secara bersama-sama, baik bersama teman yang sudah dikenal, ataupun seperti saya yang saat itu belum punya teman di dunia blog. Sebenarnya event serupa sudah pernah diadakan satu tahun yang lalu, dengan rentang waktu yang lebih lama, yaitu 20 hari. Event tersebut bertajuk #20HariNulisDuet. Menurut Mas Teguh, kegiatan menulis yang dilakukan bersama-sama seperti dalam event ini masih belum terlalu dikenal masyarakat penulis, padahal sejak lama Djenar Maesa Ayu sudah mengenalkan menulis duet kepada publik.

Tujuan event ini, selain meningkatkan tren menulis secara kolaborasi kepada masyarakat penulis, terutama bagi penulis-penulis pemula seperti saya, adalah memberikan pengalaman baru mengenai teknik menulis yang selama ini hanya dilakukan sendiri, dengan ide yang sejak awal adalah milik kita sendiri, kemudian dipaksa untuk memecah ide-ide tersebut dan menyesuaikannya dengan jalan cerita yang dibuat oleh partner menulis kita. Event ini juga akan melatih spontanitas dalam menulis, karena kita tidak mungkin akan membiarkan partner menulis kita berlama-lama menunggu kelanjutan cerita yang kita buat.

Event #AWeekofCollaboration ini berlangsung selama satu minggu, dan setiap harinya memiliki tema yang berbeda dan partner menulis yang berbeda.

Hari 1

Tema hari pertama adalah “TAWA”. Pada hari pertama ini saya masih mengumpulkan keberanian untuk mengikuti event ini, dan saya belum memulai menulis karena belum mendapatkan partner menulis. Kemudian Mas Teguh menyarankan saya untuk berjejaring dengan Mbak @juzzyoke dan Mbak @wulanparker, admin event ini. Lalu saya mention twitter mereka berdua meminta untuk dicarikan partner, akhirnya saya langsung laku dan dibooking hingga hari ketujuh.

Hari 2

Tema hari kedua adalah “DAMAI”. Hari ini saya menulis bersama Mbak @Jo_iin via YM, dia yang memulai tulisan karena saya masih ragu untuk melempar awal cerita, karena pengalaman menulis saya yang masih sangat sedikit. Hasil kolaborasi kami berjudul Secret Admirer dengan ending yang menggantung. Menurut Mbak @Jo_iin, ending yang menggantung ini agar nanti bisa dibikin cerita lanjutannya.

Hari 3

Tema hari ketiga adalah “GELAP”. Pada hari ketiga ini saya berkolaborasi dengan @Brightsunn dan @putraleonardy melalui Pesan Facebook. Awalnya hanya saya dan @Brightsunn yang berkolaborasi, hingga pada bagian pra-klimaks, tiba-tiba ada pekerjaan yang mengharuskan saya meninggalkan laptop, namun saya masih sempat mengirimkan beberapa paragraf melalui Facebook Mobile, tapi akhirnya saya benar-benar harus fokus pada pekerjaan saya dan saya menyerahkan seluruh kelanjutan kisahnya kepada @Brightsunn. Ternyata dia melanjutkan tulisan tersebut bersama @putraleonardy yang katanya “suka mengacak-acak alur”, tapi menurut saya hal demikian cukup bagus agar pembaca pun disajikan tulisan dengan alur yang mengejutkan. Tulisan kolaborasi bertiga ini diberi judul Gelap dalam Gelap.

Hari 4

Tema hari keempat adalah “HANGAT”. Mas Ijul (@yuliyono) adalah partner menulis saya pada hari keempat ini, kami berkomunikasi melalui email. Pada kolaborasi hari keempat ini, tulisan yang dihasilkan bukanlah tulisan kolaborasi murni, karena kami mendiskusikan konsep, setting tempat, plot, karakter dan hal-hal lainnya sebelum memulai kolaborasi. Menurut Mas Teguh, tulisan seperti ini bukanlah tulisan kolaborasi murni sebab tidak ada spontanitas di dalamnya. Meskipun bukan kolaborasi murni, tapi tulisan berjudul Jaket Kenangan ini tetap worth to read.

Hari 5

Tema hari kelima adalah “HENING”. Hari kelima saya berkolaborasi bersama dua orang dan menghasilkan 3 tulisan yang berbeda. Yang pertama adalah @Brightsunn yang pada hari ketiga kami sudah berkolaborasi, namun karena hari itu saya merasa tidak sepenuhnya menyelesaikan tulisan kami, maka saya meminta dia untuk kembali berkolaborasi bersama saya, kolaborasi kami menghasilkan 2 puisi dengan judul Mencinta Tanpa Suara dan Aku Rindu Kamu, Hening.

Partner kedua saya pada hari kelima ini adalah Mbak @Jo_iin yang pada hari hari juga telah berkolaborasi dengan saya dan menghasilkan Secret Admirer. Sudah bisa ditebak, hari ini kami ingin melanjutkan kisah tokoh Rani pada tulisan sebelumnya. Dan tulisan hari kelima ini kami beri judul Secret Admirer 2.

Hari 6

Tema hari keenam adalah “PENANTIAN”. Pada hari keenam ini partner menulis saya adalah admin dari event ini, Mbak @juzzyoke. Awalnya saya minder saat Mbak @juzzyoke meminta saya untuk berkolaborasi, tapi menjadi suatu kebanggaan juga bagi saya bisa berkolaborasi dengan penulis hebat seperti Mbak @juzzyoke. Kolaborasi kami menghasilkan sebuat tulisan berjudul Akhir Penantian.

Hari 7

Tema hari ketujuh adalah “AKHIR”. Tema “AKHIR” sekaligus mengakhiri event yang sudah berlangsung selama satu minggu ini. Dan pada kesempatan terakhir ini saya berkolaborasi bersama Mbak @nengayuu yang sedang menempuh pendidikan di India. Di tulisan kali ini saya diminta Mbak @nengayuu untuk melemparkan paragraf pertama sebagai awal cerita. Sebagai penulis pemula saya bingung akan menulis tentang apa. Akhirnya saya memberikan setting tentang seorang calon ayah yang meninggalkan istrinya untuk naik gunung. Sebenarnya ide ini muncul karena ada ajakan dari teman saya untuk naik gunung pada akhir bulan ini. Seperti kata Mas Teguh, tujuan event ini adalah melatih spontanitas dalam menulis, dan ini terjadi kepada saya pada hari terakhir. Akhirnya tulisan kami rampung dengan ending yang sedih sekaligus bahagia, berjudul Akhir yang Terlahir.

Akhirnya kegiatan yang sangat menyenangkan ini harus berakhir, namun semangat menulis saya semakin menggebu-gebu. Pasti juga dirasakan oleh semua teman-teman yang ikut berpartisipasi dalam event ini.

Event ini benar-benar memberikan dampak yang positif bagi saya, selain memberikan pengalaman baru dalam menulis, event ini juga menambah daftar teman-teman saya. Itu yang sangat saya syukuri, karena dengan banyak teman yang memiliki passion yang sama dalam menulis, tentu passion saya juga akan terus terjaga.

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Mas Teguh Puja, Mbak @juzzyoke, Mbak @wulanparker, semua anggota Words of Poetica, juga kepada semua teman-teman yang telah bersedia berkolaborasi bersama penulis pemula seperti saya, Mbak @Jo_iin, @Brightsunn, @putraleonardy, Mas @yuliyono, Mbak @juzzyoke dan Mbak @nengayuu, maafkan kalau banyak merepotkan. Harapan saya, event-event seperti ini harus terus diadakan, agar semangat menulis kita semua tetap menyala.

Sekali lagi terima kasih, semuanya!

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: