Ruang Hampa Tanpa Makna

Untukmu,
Ya, untuk kamu yang pernah singgah
Cukup lama
Hingga setelah kamu pergi pun
Jejakmu terlalu dalam

Telalu indah memang
Tapi semua kenangan tetaplah kenangan
Semua luka tetaplah luka
Hingga mengering dan terobati

Memang belati itu telah mengoyak hati
Dan tanya yang tak terjawab
Bagai jarum-jarum tajam
Menusuk dada
Hingga perlahan menembus sukma
Mengucurkan darah segar dalam jiwa
Hingga waktu meredamnya

Ruang ini pernah kamu tempati
Ruang yang selalu terang karena cintamu
Ruang yang selalu indah karena kasihmu
Ruang yang hanya kamu pemiliknya

Ruang itu kini telah sepi
Ruang itu kini telah gelap
Ruang itu kini telah hampa
Tanpa makna

Iklan

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: